Penculikan

#fiksi100kata (3)

Wanita di hadapan Joan pucat dan gemetar.

Ibu muda bernama Anne itu tak hentinya menangis.

“Dalam kasus penculikan, tiap detik sangat berharga. Pikirkan lagi
“Aku tak ingin publikasi, aku hanya ingin bayiku ditemukan”
“Makin banyak orang tahu Rommy hilang, makin besar kemungkinan bisa ditemukan”

Akhirnya Anne setuju diwawancarai Joan dan tayang di seantero kota lengkap dengan foto lucu Rommy.
Polisi, walikota dan relawanpun bergerak , menelisik setiap jengkal wilayah.

——————————————

Telepon masuk ke studio Joan, suara lelaki.
“Kalian melakukan kesalahan besar! Aku mantan pacar Anne tahun lalu. Aku tak pernah melihat Rommy. Ia hanyalah khayalan. Dia sangat terobsesi punya anak”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s