Jangan Menikah!

posted-in-bvlimh-clipart-580ebf2caf7a61f60b9f3a30

Pagi itu pak Dudung sedang membaca koran paginya sambil sarapan di meja makan. Bu Dudung sibuk menyiapkan hidangan. Bolak balik ke dapur,meja makan, bak cuci, dapur lagi dst. Karena keluarga ini hobby makan, maka tidak cukup sekali saja memasak untuk sarapan. Dudung sendiri sedang asyik menggigit ayam goreng kesukaannya.

Pak Dudung : “Bu, ada artikel penting nih….bahwa setelah menikah wanita tidak lagi memperhatikan penampilan. Sehingga wajar membuat suami berpaling ke wanita lain”.

Pak Dudung menunjukkan korannya. Bu Dudung cuma senyam senyum.

Dudung : “Berarti pernikahan berefek buruk pada wanita. Kalau begitu aku nggak mau nikah ah. Nanti pacarku jadi jelek”.

Pak Dudung : “Setuju ! Jadi bagaimana dengan bapakmu dik ?”

Dudung : “Ya bapak pacaran lagi saja dengan yang cantik cantik”

Pak Dudung dan Dudung ketawa cekikikan. Mereka memandang ke arah bu Dudung, mengamati dari atas ke bawah, atas ke bawah. Lalu cekikikan lagi.

Bu Dudung : “Iya, pernikahan memang berefek buruk. Bukan cuma pada perempuan tapi juga pada laki-laki”.

“Kok bisa ??? ” Pak Dudung dan Dudung serempak bertanya.

Bu Dudung : “Iya, dampaknya malah lebih buruk. Pernikahan membuat laki-laki itu kembali seperti bayi, tidak mandiri. Simak baik-baik ya. Pernikahan membuat laki-laki

Tidak bisa mengambil nasi sendiri ke piring apalagi memasak nasi sendiri
Tidak bisa merapikan tempat tidur dan atau mengganti spreinya
Tidak bisa menuang air putih ke gelas
Tidak bisa bikin teh, kopi apalagi jus buah
Tidak bisa mencari dan menemukan barang-barangnya sendiri
Tidak bisa mengambil kerupuk di stoples yang berjarak Cuma 30 cm darinya
Tidak bisa memilih dan membeli baju sendiri
Tidak tahu apa yang harus dilakukan kalau kancing baju lepas
Tidak bisa menggantungkan handuk basah ke jemuran
Tidak tahu harus melakukan apa dengan baju-baju kotornya
Tidak bisa merapikan almari sendiri
Tidak bisa melipat dan menyetrika baju sendiri
Tidak bisa mencari tukang taman atau tukang benerin genteng
Tidak bisa merawat hewan piaraan sendiri
Tidak bisa bayar listrik dan air sendiri
Tidak bisa mencari guru les buat anaknya
Setinggi apapun sekolahnya tidak bisa mengajari anak bikin PR
Tidak bisa mencari bahan prakarya sendiri
Dan masih banyak ketidakmandirian yang lain lagi”.

Pak Dudung dan Dudung melongo mendengar penjelasan panjang bu Dudung.

Bu Dudung : “Dan tahu nggak kenapa perempuan jadi jelek setelah menikah ?”

“Kenapa ???” Lagi-lagi bapak anak ini kompak bertanya

Bu Dudung : “Ya karena tidak sempat merawat tubuh, habis waktu harus mengurusi suami dan anak lelaki yang berubah menjadi bayi-bayi jelek dan rewel”

Dudung : “Ibu nyindir bapak dan aku ya ?”

Bu Dudung :” Ah enggak, ibu bicara fakta-fakta saja. Memang seharusnya setelah menikah, para ibu tidak boleh memanjakan para suami dan anak. Itu kesalahan besar”.

“Jadi bagaimana ??” Lagi…Dudung dan bapaknya kompak bertanya.

Bu Dudung : “Ya namanya juga kesalahan. Harus diperbaiki dong”

Bu Dudung mengambil handuk dan beranjak ke kamar mandi.

Sebelum masuk kamar mandi bu Dudung berseru : “Mulai hari ini kalian siapkan semuanya sendiri ya, teh, kopi, susu, nasi, lauk sarapan, makan pagi, makan siang dst. Kalian harus jadi mandiri seperti dulu. Ibu mau menjadi wanita yang cantik lagi seperti dulu, memperbaiki kesalahan. Jadi sekarang ibu mandi, daftar fitness dan ke salon”.

Dudung dan pak Dudung saling berpandangan. Raut mukanya nampak kecut.

Dudung : “Bapak sih….ngomong gitu, Ibu jadi ngambek deh”

Pak Dudung : “Kamu juga begitu, pakai ngomong bapak suruh pacaran lagi”

Pintu kamar mandi terbuka sedikit. Kepala bu Dudung nampak nongol sedikit.

Bu Dudung : “Paaak…kartu debetku kuhabiskan ya. Nanti aku mau shopping tas dan sepatu juga ditemenin jeng Anny. Dia kan jago shopping”

Pak Dudung kaget. Baru kemarin dia mentransfer sejumlah uang untuk bayar cicilan mobil bulan ini dan bulan depan. Mati aku ! Katanya dalam hati.

Wajah Dudung tak kalah suram. Dia membayangkan harus mencuci baju sendiri, menyetrika seragam sekolah sendiri, dst.

happy fat woman. Isolated on white background. in coat

Dari kamar mandi terdengar suara bu Dudung menyanyi-nyanyi “Birds…flyiiiing hiiiigh…you know hoooow I feeel…..syu..syu…bidu..bidu…it’s a neeeew day…it’s a neeeew life….I’m feeling goooood” .
Feeling Good nya Michael Buble. Sangat fals, nadanya meleset semua dan melengking seperti tercekik.

Mendung tebal di raut wajah bapak anak makin terlihat pekat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s